Rabu, 22 Februari 2012

Apel pagi

Seperti biasa, saya berangkat ke kantor sekitar pukul 7.40.
Tidak perlu terburu-buru karena apel pagi akan berlangsung pukul 08.00 dan biasalahh, selama Indonesia masih memproduksi karet maka pasti jadwal manapun di negeri ini akan menjadi jam karet.
Seperti di pagi ini setelah menempuh perjalanan kurang lebih 15 menit dengan sepeda motor ataupun bisa 10 menit jika kecepatan di atas 60km/jam maka tibalah saya di kantor tercinta ini. Setelah menyapu ruangan, sayapun bergabung dengan beberapa rekan-rekan di luar yang jumlahnya masih dapat di hitung dengan jari dari total 80-an orang penghuni tetap kantor ini. Ngobrol ngalor-ngidul sambil menunggu panggilan dari kantor sebelah untuk segera bergabung melaksanakan apel bersama.
Kali ini apel di pimpin oleh salah satu pejabat tinggi Kabupaten ini. Kamipun berbaris berdasarkan SKPD seperti biasa, dan saya lebih memilih berdiri di belakang atau paling nggak di bagian tengah agar tidak terkena sengatan matahari (meskipun saya selalu ingat pelajaran dari SD yang mengatakan bahwa sinar matahari pagi baik untuk kesehatan karena mengandung Vitamin D  ------->  yang bertahun-tahun kemudian saya tahu bahwa faktanya adalah sinar matahari ttidak mengandung Vitamin D tapi membantu proses pembentukan Vitamin D dalam tubuh). Aku yakin, kaupun tentu seperti itu kawan.. :)
Rupanya Bapak penerima apel pagi ini belum datang jadi segera beberapa orang segera membubarkan diri dan berlindung di bawah pohon kelapa.
Tidak lama, si Bapak yang di tunggu akhirnya muncul. Apel pagi segera di mulai.
Penghormatan, Laporan, dan Amanat berjalan seperti biasa.. Namun amanat kali ini beliau menyampaikan beberapa hal yang cukup mengundang tawa peserta apel. Berikut ini penyampaian dari beliau :



# Salam (itu sudah pasti)
# Topik mengenai kawin cerai di kalangan PNS, beliau bilang tahun lalu sudah ada 5 orang yang mengajukan permohonan cerai.. Sangat di sayangkan memang, dan beliau pun memberi arahan agar jangan lagi kejadian seperti ini terulang untuk tahun ini. Karena pernikahan hanya boleh terjadi 1x saja seumur hidup hingga maut memisahkan. Penyampaian yang disertai dengan joke2 ringan dari beliau cukup mengundang tawa para peserta apel. Topik seperti ini memang selalu mengundang tawa maupun teriakan uuuuuuuuuuuuuuuuu....... apalagi saat beberapa kata yang patut di sensor biiiiiiiiiiiiiiiipppppppppppp keluar.. makin ramailah sorak-sorai.
tapi saya lantas mengingat seorang teman pernah memposting artikel di akun fb-nya (dia juga seorang PNS) yang mengatakan bahwa di sebuah kabupaten di Jawa, PNS wanitanya di minta untuk lebih memperhatikan penampilan dan dandanannya agar kawin cerai yang marak terjadi bisa diturunkan angkanya.. (maksudnya agar si Pria tidak meninggalkan wanitanya karena dia tidak cantik lagi) Entahlah, apa kecantikan sekarang ini menjadi tolak ukur kesetiaan pada pasangan.. Hmmmmmmmmmmm
# Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa peraturan baru akan keluar mengenai setiap PNS dari golongan I hingga golongan IV wajib mendata kekayaannya dan kemudian melaporkannya, jangan sampai Gayus-Gayus yang lain masih beredar di negeri ini, tentu saja kontan sorakan uuuuuuuuuu lagi -lagi menggema...
# dan terakhir beliau menyampaikan tentang rapat para PPK dan juga  pelaksanaan pelatihan bagi pegawai yang menangani penyediaan barang dan jasa.

Dan selesailah penyampaian di tengah panas pagi hari ini. Doa, Laporan, dan Pengormatan dan kemudian masing-masing membubarkan diri setelah di komando.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar