Sabtu, 11 Mei 2013

Happy Birthday Wilda

Uh, ini postingan yang agak telat.
Ceritanya tanggal 6 kemarin adalah Ulang tahun Wilda yang ketiga. Karena beberapa hari sebelumnya saya sudah memberitahunya bahwa dia akan berulang tahun, maka dia sangat antusias menyambut hari itu.
Ulang tahun pertama dan kedua kemarin karena dirayain dengan memanggil teman-teman dekatnya, rupanya untuk Ulang Tahun ke tiga ini dia mengira akan dirayakan juga. Karena ultahnya jatuh pada hari senin, jadi mumpung hari minggu libur, maka saya mengeluarkan keahlian kemampuan saya untuk membuat kue ulang tahunnya. Meski dengan ilmu memasak pas-pasan, akhirnya jadi juga kuenya. Wilda dengan mata berbinar-binar memandangi kuenya dan melarang orang lain menyentuhnya. Katanya : "ini kueku untuk besok.. di simpan dulu.."

Oh ya, tak lupa saya beri dia pengertian bahwa ulang tahun kali ini nggak pake acara-acara, soalnya mama dan papa lagi repot dengan pembangunan. Mana kerjaan mama lagi numpuk. Dia cuma manggut-manggut entah ngerti entah nggak.
Tibalah hari H, rupanya bangun tidur dia malah sudah lupa ini hari Ulang tahunnya. Kue yang di simpan di kulkaspun sudah terlupakan. Hingga pukul 9 malam ketika kami menutup apotek, dan si Papa mengajaknya bernyanyi Selamat Ulang Tahun dengan bermain keyboard barulah dia ngeh.


Ida : "ini ulang taunku toh.. Mama tunggu situ e..jangan bawa kuenya dulu."
Saya mulai bingung. Dia kemudian menarik kursi kecilnya dan menyuruh Papa menarik meja untuknya.
"Mama, talo' kuenya di meja ini, lalu aku duduk cini tiup lilinnya.."
Duh, ternyata ini anak ingat waktu Ulang tahunnya yang kedua tahun lalu, dan menyuruh mengatur meja persis di lokasi yang sama.
Setelah saya menaruh kue, dia mulai lagi bertingkah.
"Mama... mama.. ganti bajuku dulu.."
"Ganti baju tidur kah?..."
"Nggak ma, pake baju ini aja.. ," katanya sambil menarik baju putih yang dulu dia pakai waktu ulang tahun kedua.
"Haduhhh... ini sudah kekecilan Ida, nggak muat lagi," saya berusaha menjelaskan.
Tapi apa daya, dia memaksa tetap mengenakan gaun itu. Untunglah masih muat, meski panjangnya sudah di atas lutut.
Setelah siap, kami bertiga mulai menyanyikan lagu ulang tahun, dan ternyata Papa memberi dia kejutan dengan sebuah kado.
Ah, meski cuma bertiga, ternyata dia tetap bahagia bisa merayakan ultahnya. Kuenyapun di potong-potong dan di bagi ke tetangga.
Selamat Ulang Tahun ya nak...




12 komentar:

  1. Wiiih liat foto kuenya bikin tante Tanty ngeces pengin nyuwil dikit,boleh ? Met ultah ya adik manis..lekas gedhe,sehat slalu, pinter, sayang sm sodara n ma2 juga p2h ya :) slam kenal ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makaciih tante...
      Salam kenal juga.. :)

      Hapus
  2. selamat ulang tahun, Wilda. Tante mengamini do'a mama & papa, deh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih tante...
      eh biarpun telat, mau ngucapin juga selamat Ultah nih buat Bunda KeNai. :)

      Hapus
  3. Selamat ultah ya buat Wilda, wah lucu banget kuenya.. :)

    BalasHapus
  4. Selamat Ulang tahun ya Wilda..semoga sehat selalu dan ceria selalu..
    #dantambahsemangatbelajar :D

    BalasHapus
  5. Bisa centil juga ya Wilda hihihi.
    Selamat ultah ya, semoga jadi anak yang berbakti sama mama dan papa, dan pintar.

    Ndak percaya ka' kalo kemampuan bikin kue mama Wilda pas2an. Cantiknya itu kuenya ... aih, pasti sering mi bikin kue begitu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal sebenarnya dia tomboi lho..

      Hihihi.. beneran pas-pasan kodong ini.. :)

      Hapus